Gula Pasir

Cara Memilih dan Menyimpan Gula Pasir Supaya Kualitasnya Tetap Oke

Di negara kita yang tercinta ini, kegiatan memasak pasti tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya gula. Bisa dikatakan hukumnya wajib ada dalam setiap rumah. Hal ini dikarenakan gula menjadi salah satu bumbu penting dan penentu saat memasak. Namun, banyak dari kita yang terkadang salah memilih saat membeli di pasar karena tak bisa membedakan mana gula yang berkualitas maupun yang tidak. Cara menyimpannya pun terkadang kurang tepat.

Maka dari itu disini kita menyajikan artikel tentang cara memilih dan menyimpan gula secara baik dan benar supaya kualitas gulamu tetap maksimal. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Cara Memilih Gula

  • Warna

Saat pertama kali memilih gula di penjual, kamu bisa langsung memerhatikan warnanya. Pilihlah gula yang berwarna kuning gading. Jenis gula ini memiliki rasa manis yang alami. Sebisa mungkin hindari memilih gula yang berwarna terlalu putih. Hal ini dikarenakan gula seperti ini biasanya diberi bahan pewarna dalam pengolahannya.

  • Teksur

Jika memiliki tangan yang sensitif, kamu bisa langsung merasakan dan mengetahui kualitas gula ini baik atau tidak. Gula pasir yang berkualitas pada umumnya memiliki tekstur yang kasar dan terasa gerindil saat dipegang. Apabila teksturnya terlalu halus dan memiliki warna yang putih bersih, kami menyarankan untuk tak membelinya. Hal ini dikarenakan gula yang memiliki ciri tekstur halus dan warna putih biasanya adalah gula rafinasi, yang tak bagus jika langsung dikonsumsi harian.

Saat meraba gula pasir, kamu juga bisa merasakan apakah gula ini kering atau tidak. Jika gula sedikit basah atau berair maka bisa dipastikan kualitasnya mengalami penurunan atau bisa dikatakan gulanya jelek. Selain kualitas gula yang tidak bagus, gula yang basah bisa disebabkan oleh cara penyimpanan yang kurang tepat.

  • Kelarutan

Untuk langkah selanjutnya adalah dengan melihat kelarutan gula. Langkah ini memang tak bisa dicoba di lapak penjual, tapi bisa menjadi acuan penjual mana yang gulanya berkualitas. Gula yang susah larut air adalah tanda bahwa gula tersebut kualitasnya jelek dan tak baik untuk dikonsumsi. Supaya lebih mudah, kamu bisa mengujinya saat membuat teh hangat.

Cara Menyimpan Gula

  • Langkah pertama adalah langsung simpan gula yang sudah terbeli di wadah khusus gula atau toples yang kedap udara. Pastikan bagian dalam wadah sudah bersih dan kering. Jika masih basah dan kotor ya sama saja. Sedikit banyak pasti bisa membuat gula menggumpal dan menurunkan kualitasnya.
  • Letakkan wadah gula di tempat yang kering dan sejuk. Jangan sampai kamu menyimpan gula di wadah yang langsung terpapar sinar matahari. Hal ini bisa mengakibatkan gula mudah leleh. Jika sudah leleh gula akan cepat menggumpal dan susah larut.
  • Masukkan beberapa daun cengkeh dan daun jeruk di dalam wadah yang sudah diisi gula. Hal ini dikarenakan semut tak menyukai aroma cengkeh dan daun jeruk yang kuat.
  • Gunakan sendok khusus untuk mengambil gula. Sebisa mungkin memakai gula yang bersih dan kering. Jika menggunakan sendok yang biasa digunakan untuk mengaduk minuman, dikhawatirkan sendok yang belum kering terkena gula. Tentunya hal ini bisa membuat kualitas gula menurun.

Demikianlah beberapa cara memilih dan menyimpan gula pasir dengan baik dan benar. Semoga setelah ini, kamu bisa menerapkan apa yang sudah kami sampaikan yaa. Oia kamu juga harus membatasi dalam mengonsumsi gula yaa. Jika terlalu banyak mengonsumsinya, resiko terserang penyakit juga besar.

Leave a Comment