Cara Memilih Garam

Cara Memilih Garam yang Terbaik. Jangan Hanya Asin Saja!

Garam memiliki fungsi yang sangat penting yang bisa mempengaruhi cita rasa sebuah makanan. Maka dari itu tak mengherankan jika ada anggapan bahwa hukumnya wajib bagi garam untuk selalu ada di rak dapur. Kerennya lagi, garam tak hanya berfungsi sebagai bumbu, garam kaya manfaat untuk kesehatan, hingga bisa digunakan sebagai bahan pengawet alami makanan.

Kamu bisa mendapatkan semua manfaat garam di atas jika mengonsumsinya dengan takaran dan jenis garam yang sesuai. Maka dari itu kami mengulas beberapa panduan cara memilih garam yang terbaik. Apa saja poinnya? Yuk simak ulasannya berikut ini!

Cek Kemasan dan Pastikan Ada Label Yodium

Cara-Memilih-Garam-beryodium
Image Source: sribu.com

Perhatikan Keterangan Label dan Penampakan Kemasan

Tips yang pertama ini memang yang paling mudah. Kamu hanya perlu memerhatikan kemasan dengan seksama. Kamu harus memastikan bahwa kemasan dalam kondisi baik (rapi, rapat, hingga tak ada lubang atau kebocoran). Jika ada salah satu ciri tersebut, kami menyarankan untuk tak membelinya. Hal ini dikarenakan garam tersebut rawan akan kontaminasi zat lain yang mungkin berbahaya bagi kesehatan.

Selanjunya adalah perhatikan keterangan label. Jika kamu hendak membeli garam untuk masakan sehari-hari, pastikan ada tulisan yodium pada labelnya. Hal ini dikarenakan yodium merupakan mineral yang berfungsi meminimalisir masalah kesehatan seperti penyakit gondok.

Pilih Garam Berdasar Tujuan Pemakaian

Cara Memilih Garam Terbaik
Image Source: idntimes.com

Pilih Garam Bumbu untuk Meningkatkan Nafsu Makan

Jika kamu ingin menambah nafsu makan untuk anak atau keluarga di rumah, menggunakan garam bumbu adalah pilihan yang tepat. Garam bumbu bisa membantu menguatkan cita rasa asli suatu bahan sehingga makanan yang kamu hidangkan menggugah selera dan terasa lebih lezat.

Garam bumbu yang bisa kami rekomendasikan adalah garam bumbu yang tersusun atas rempah rempah yang bercita rasa kuat seperti crazy salt rasa bawang merah dan putih. Garam satu ini memiliki rasa yang sangat lezat sehingga cocok kamu gunakan untuk berbagai hidangan.

Pilih Garam Bermineral untuk Memperkaya Rasa Masakan

Jika kamu ingin masakan yang lebih kaya rasa, garam bermineral adalah jawabannya. Hal yang harus kamu lakukan adalah memastikan adanya kandungan mineral (terutama magnesium dan kalium) yang tercantum dalam label kemasan garam. Setelah itu pastikan porsentase lebih besar magnesium dan kalium lebih besar daripada kandungan natriumnya.

Natrium adalah salah satu mineral yang bisa membuat garam memiliki rasa asin. Jika kadar natrium tinggi, maka rasa masakanmu akan lebih asin. Sedangkan gula yang memiliki magnesium dan kalium bisa membuat aroma dan rasa makananmu lebih umami. Kenapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan kandungan garam bermagnesium tinggi bisa mendorong proses fermentasi dan pematangan bahan makanan sehingga cita rasa aslinya keluar sempurna.

Pilih Garam dengan Warna dan Bentuk Unik untuk Tampilan yang Menarik

Dewasa ini garam dengan warna dan bentuk unik semakin disukai karena memberi kesan lebih mewah, diantaranya adalah himalayan salt yang berwarna pink, bamboo charcoal salt yang membuat masakan terlihat hitam, dan truffle salt. Beberapa garam unik diatas bisa membuat food plating yang kamu buat lebih elegan. Hanya dengan menambahkan salah satu jenis garam unik itu pada makananmu, maka kelezatan dan sensasi makan yang kamu rasakan bisa selevel dengan masakan di restoran mahal.

Tentukan Jenis Garam Sesuai dengan Hidangan

Rekomendasi Garam Terbaik
Image Source: shutterstock.com

Butiran Garam Besar dan Kasar Dengan Rasa Asin yang Kuat

Garam dengan jenis tersebut sangat cocok untuk bahan pangan seperti ikan segar. Hal ini dikarenakan bahan olahan masakan yang kamu buat tetap akan terasa gurih tanpa kehilangan rasa aslinya. Garam yang kami rekomendasikan adalah pink rock salt. Pilihlah jenis garam yang tak ada biji hitam atau bahan asing lainnya.

Butiran Garam Besar yang Tidak Terlalu Asin

Garam dengan jenis tersebut sangat cocok untuk bahan pangan seperti daging berwarna cerah. Hal ini dikarenakan garam butiran besar yang tak terlalu asin bisa menciptakan kombinasi yang pas pada suatu masakan. Saat dikunyah ada sensasi lelehan garam dan rasa alami bahan yang menyatu sempurna.

Butiran Garam lembut dengan Rasa Asin yang Kuat

Jika kamu ingin menyajikan hidangan yang berminyak, menggunakan garam tekstur lembut dan rasa asin yang kuat adalah pilihan yang tepat. Kenapa? Garam ini memiliki kelarutan tinggi dan mudah menyatu dengan bahan pangan lain karena ukurannya yang kecil. Tanpa bahan penguat rasa lain pun hidanganmu tetap akan memiliki cita rasa yang kuat jika menggunakan garam ini. Hasil gorengan pun lebih lembut dan fresh.

Butiran Garam Berukuran Sedang dengan Rasa Asin yang Standar

Garam yang terakhir ini sangat cocok untuk semua kondisi. Garam yang kami rekomendasikan adalah garam laut. Yah bisa dikatakan bahwa garam ini bersifat universal yang bisa digunakan pada berbagai jenis masakan. Kamu hanya perlu mengatur kuantitasnya menyesuaikan bahan pangan yang akan dimasak. Untuk bahan pangan yang rasanya kuat kamu bisa menambahkan garam lebih banyak, begitu sebaliknya.

Kesimpulannya adalah garam yang kamu pilih dan gunakan harus menyesuaikan bahan pangan yang akan diolah. Jika bahan pangan memiliki rasa dan aroma kuat, maka garam yang kamu pilih harus memilki rasa asin yang kuat pula. Jika bahan pangan memiliki rasa dan aroma ringan, maka kamu bisa memilih garam yang rasa asinnya sedang dan bisa menyebar rata saat dikunyah.

Oia selain faktor pemilihan garam, ada faktor lain yang bisa memengaruhi rasa dan aroma suatu makanan, yaitu intensitas bumbu yang dicampurkan dalam suatu masakan. Ada bumbu yang sifatnya menguatkan fungsi garam, ada yang sebaliknya. Jadi kamu harus bisa mengombinasikan dan menyeimbangkan fungsi setiap bumbu dapur yaaa, supaya rasa masakanmu lebih lezat.

Leave a Comment