Jenis Gula dan Manfaatnya

7 Macam Jenis Gula dan Kegunaannya yang Harus Kamu Ketahui

Gula merupakan salah satu bahan makanan yang bisa memberikan rasa manis pada sebuah makanan maupun minuman. Jika gula dan garam dikombinasikan, maka bisa digunakan sebagai bahan pengganti MSG lho. Perihal sensasi rasanya juga tak kalah kok. Oia, selain menjadi pemanis dan penguat rasa, gula juga bisa digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Hal ini dikarenakan gula memiliki sifat higroskopis (menyerap air) sehingga sel bakteri akan terdehidrasi dan mati.

Selama ini, mungkin banyak dari kita yang hanya mengenal dua hingga empat jenis gula saja. Padahal nyatanya gula yang bisa kita manfaatkan jenisnya lebih dari itu. Apa saja? Yuk langsung aja simak beberapa jenis gula dan manfaatnya yang sudah kami ulas di bawah ini!

Gula Pasir

Gula Pasir
Image Source: shutterstock

Gula satu ini merupakan pemanis multifungsi yang paling populer dan sering digunakan masyarakat. Mendapatkannya pun sangat mudah di pasaran karena banyak yang menjualnya. Gula pasir ini berbentuk seperti butiran kristal kecil yang bertekstur agak kasar.

Dalam pembuatannya gula pasir ini berasal dari air tebu yang direbus sampai teksturnya kental (proses kristalisasi sukrosa), lalu dihaluskan menjadi butiran gula. Untuk penggunaannya, kamu pasti sudah tahu kan? Ya betul, gula pasir ini dapat digunakan untuk pemanis minuman, penguat rasa makanan, hingga bahan pembuatan karamel.

Gula Batu

Gu;a Batu
Image Source: healthdetik

Senada dengan sebutannya, gula batu ini mempunyai ciri khas tekstur keras, bentuk seperti batu kristal, berukuran sedang, dan tak mudah larut dalam air. Gula batu ini terbuat dari larutan gula cair jenuh (air biasa dan air tebu) yang direbus hingga mengkristal dan membentuk gula yang teksturnya keras. Selain untuk pemanis pada minuman, gula batu ini juga dapat digunakan sebagai rasa pahit saat mengonsumsi jamu tradisonal yang pahit atau obat dengan cara memakannya langsung.

Brown Sugar (Gula Coklat)

Brown Sugar
Image Source: shutterstock

Brown sugar atau yang bisa disebut gula coklat merupakan salah satu pemanis yang terbuat dari campuran gula pasir dan molase (sari tebu yang berwarna coklat dan tekstur kental). Brown sugar ini memiliki ciri khas wangi karamel yang unik. Selain itu dari gula ini juga memiliki tekstur yang lengket saat disentuh dan terasa agak basah.

Untuk penggunaannya, brown sugar ini disajikan sebagai penambah aroma dan rasa pada aneka minuman, khususnya teh dan kopi yang hangat. Selain itu, aroma karamel yang unik membuat brown sugar ini juga menjadi andalan ibu-ibu sebagai bahan campuran roti dan kue agar hasilnya lebih maksimal. Keunggulan kue yang menggunakan brown sugar adalah rasa lebih lezat, aroma menggugah selera, dan bisa menjaga kelembaban kue lebih lama.

Gula Merah

Gula merah
Image Source: shutterstock

Gula merah merupakan pemanis tradisonal yang tidak terbuat dari air tebu seperti gula lainnya. Tapi terbuat dari nira kelapa maupun nira aren yang direbus hingga kecoklatan, lalu dicetak di atas batok kelapa. Gula yang terbuat dari nira aren biasa disebut dengan gula aren. Sedangkan gula yang terbuat dari nira kelapa biasa disebut dengan gula jawa atau gula merah. Meski bahan pembuatnya berbeda, masyarakat banyak yang tidak tahu sehingga semua gula yang terbuat dari nira disebut dengan nama gula merah. Kamu bisa simak perbedaan gula aren dan gula jawa pada artikel sebelumnya.

Selain teksturnya yang keras, warna coklat pekat, rasa manis dari gula ini memiliki ciri khas yang kuar. Untuk penggunaannya, gula merah ini biasanya dijadikan pemanis andalan untuk beberapa makanan dan minuman tradisional seperti es dawet, es cincau, es cendol, kuah cuko pempek, wedang, dodol, hingga kue bolu.

Gula Bubuk

Gula Bubuk
Image Source: shutterstock

Gula bubuk merupakan pemanis yang berasal dari gula pasir yang dihaluskan sampai penampakannya halus dan warnanya menyerupai susu bubuk. Saat proses pembuatannya, gula pasir yang sudah dihaluskan, ditambahkan pati atau tepung jagung. Hal ini bertujuan supaya gula bubuk yang sudah jadi tak mudah menggumpal. Adanya campuran tepung jagung ini membuat gula yang dihasilkan tak terlalu manis, sehingga gula ini tak cocok dijadikan campuran minuman. Untuk penggunaannya, gula bubuk ini biasa dijadikan hiasan atau taburan pada donat, cookies, ataupun kue lainnya.

Gula Kastor

Gula Kastor
Image Source: shutterstock

Jika diperhatikan sekilas, gula satu ini memiliki penampakan seperti gula bubuk/gula halus. Namun jika diperhatikan lebih jeli lagi, gula kastor ini memiliki tekstur yang masih terlihat jelas butiran-butirannya. Berikut ini kami tampilkan perbandingan gula pasir, gula kastor, dan gula bubuk.

Perbedaan gula
Image Source: valerinistratov.wordpress.com

Biasanya gula kastor digunakan sebagai whipped cream atau icing yang berfungsi untuk membuat tampilan kue lebih menarik.

Gula Kristal

Gula Kristal
Image Source: shutterstock

Gula kristal merupakan gula yang tampilannya mirip dengan gula pasir namun dengan tekstur lebih kasar dan ukuran yang lebih besar. Dari segi sifat zat, gula kristal ini tak mudah untuk meleleh sehingga sering digunakan sebagai bahan taburan kue seperti cookies dan pretzel. Selain itu gula kristal ini juga sering dimanfaatkan untuk mempercantik tampilan makanan dengan cara dijadikannya sebagai tetes pewarna.

Bagaimana, sudah paham dengan ulasan kami diatas? mulai sekarang kamu tak perlu bingung lagi dengan berbagai macam jenis gula yang bisa dikonsumsi. Kamu juga bisa menggunakan gula sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. semoga bermanfaat yaa.

Leave a Comment