Peran Gula Dalam Pengolahan Pangan

5 Peran Gula Dalam Pengolahan Pangan (Sangat Penting Lho!)

Berbicara tentang makanan dan minuman, semua orang pasti menyukai rasa manis. Hanya saja yang menjadi pembeda adalah tingkat kemanisannya. Salah satu bahan pemanis yang menjadi andalan adalah gula. Selain memberikan sensasi rasa manis, gula juga memiliki peran lain dalam dunia pengolahan pangan lho.

Dalam artikel yang dikutip dari Institute of Food Technologists (IFT) perihal Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, gula memiliki peran penting di dunia pangan. Mulai dari menjadikan rasa lebih enak, mengawetkan makanan, hingga membuat sebuah hidangan yang menggugah selera.

Mulai penasaran kan, apa saja kegunaan gula lebih jauh? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Memberi Rasa Manis

Gula Sebagai Pemanis
Image Source: shutterstock.com

Tak hanya sekedar manis. Rasa manis yang dihasilkan oleh gula dapat meningkatkan cita rasa pada sebuah makanan atau minuman. Apalagi jika ada beberapa bahan tambahan lain yang ketika berinteraksi dengan gula menjadi pendukung dan menciptakan sensasi rasa yang lebih baik dan punya ciri khas tersendiri.

Memberi Warna dan Cita Rasa

Gula Memberi Warna dan Cita Rasa
Image Source: pixabay.com

Warna gula yang lazim kita ketahui adalah berwarna putih. Namun saat adanya reaksi maillard, warna dari gula akan berubah menjadi kecoklatan. Reaksi maillard ini terjadi saat molekul gula sederhana dan protein dipanaskan. Untuk mencapai reaksi ini, setiap bahan makanan membutuhkan tingkat panas yang berbeda. Saat terjadi reaksi maillard tak hanya warna yang berubah menjadi kecoklatan, tapi aroma wangi yang menggugah selera pun muncul. Biasanya reaksi ini digunakan untuk produk seperti roti, permen, selai, hingga kripik.

Membentuk Tekstur

Gula Dapat Membantu Membentuk Tekstur Sebuah Makanan
Image Source: shutterstock.com

Setiap gula yang ditambahkan ke dalam sebuah olahan makanan, baik banyak maupun sedikit pasti akan memengaruhi tekstur dari makanan yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena adanya reaksi kimia antara gula dan bahan pangan lain. Produk makanan yang teksturnya sangat dipengaruhi oleh kuantitas gula diantaranya adalah es krim, permen, manisan, dan jeli.

Membantu Fermentasi

Gula Membantu Proses Fermentasi
Image Source: hellosehat.com

Fermentasi adalah suatu proses pengolahan makanan dengan melibatkan mikroorganisme yang tak memiliki oksigen. Mikroorganisme tersebut dapat menghasilkan energi dengan cara mengoksidasi gula. Kuantitas gula yang dtambahkan sangat memengaruhi kinerja dari proses fermentasi. Jika gula yang ditambahkan pas, ragi akan bekerja maksimal. Jika penambahan gula terlalu banyak, justru akan memerlambat kinerja fermentasi. Produk makanan yang dihasilkan melalui fermentasi diantaranya adalah kecap, krim asam, keju, roti, dan tape.

Membantu Mengawetkan

Gula Membantu Mengawetkan Makanan
Image Source: lifestyle.okezone.com

Selain garam, gula dapat digunakan untuk mengawetkan, menjaga warna, dan menjaga kesegaran produk makanan lho. Hal ini dikarenakan gula, khususnya gula pasir memiliki sifat higroskopis, yaitu suatu kemampuan gula untuk menyerap air di lingkungan sekitarnya yang membuat sel bakteri akan dehidrasi dan mati. Jika kepekatan gula dalam sebuah pengolahan makanan tinggi (sekitar 25-30%), maka kebanyakan jamur dan bakteri tak mampu hidup. Makanan yang biasanya menggunakan gula untuk memertahankan masa umur simpannya adalah manisan, jeli dan buah.

Setelah membaca ulasan dari kami, kamu sudah tau kan kegunaan lain dari gula? Jadi, sekarang kamu bisa lebih memaksimalkan gula sesuai dengan kegunaannya. Semoga bermanfaat yaa.

Leave a Comment